Guru kaulah jagoan tanpa tanda jasa. kaulah pelita penerang dalam gulita. jasamu tiada tara. mengajar sampai kami kelak berkhasiat bagi masa depan kami. Guru, terimakasih atas segala jasamu. tanpamu kami tidak tau akan ilmu. kami tidak tau menulis, berhitung, dan membaca. Parijah Buruh Pabrik di Karawang (2005-saat ini) Penulis punya 131 jawaban dan 130,7 rb tayangan jawaban 2 thn. Saya punya cerita tentang kasih tak sampai. Ini terjadi kira-kira 7 tahun lalu. Waktu itu saya dekat dengan seorang laki-laki, teman kerja saya. Dia 9 tahun lebih tua dari saya, seorang duda. Dia seperti saya juga seorang pekerja Liputan6com, Jakarta Mempunyai hewan peliharaan tentunya akan menambah kebahagiaan tersendiri untuk seseorang. Tak sedikit orang yang merasa bahwa hewan peliharaan bisa dijadikan sebagai tempat curhat dan berbagi cerita. Kasih sayang yang dilimpahkan kepada hewan peliharaan pun sudah seperti kasih sayang yang dilimpahkan kepada sesama manusia. Hewan peliharaan yang umum dipelihara biasanya Siapabilang kasih ibu sepanjang masa? Mungkin hal itu berlaku bagi ibu lain di luar sana tapi tidak bagi ibunya. Ibunya dengan bodoh merusak reputasi anaknya sendiri yang kini sedang ada pada puncaknya. Seharusnya wanita itu berterimakasih pada Rega karena tidak menelantarkannya di jalanan, Rega masih berbaik hati menitipkannya dipanti jompo. Ceritatentang Kasih Sayang Ibu. Reporter : Ayik. Rabu, 5 November 2014 13:00. Ilustrasi. Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratis. Untuk semua malam ibu menemani kamu, gratis. Untuk semua mainan, makanan, dan baju, gratis. Dream - Pernahkah terpikir ada hal yang dapat menggantikan pengorbanan seorang ibu? Islam sebagai agama rahmatan lil 'alamin atau rahmat bagi seluruh alam, juga mengajarkan bahwa kasih sayang tidak hanya berlaku antar manusia, melainkan juga pada hewan, tumbuhan dan lingkungan di sekitarnya. Pernah diceritakan Abu Bakar as Shiddiq radhiallahu 'anhu berpesan kepada pasukan Usamah bin Zaid, "Janganlah kalian bunuh perempuan, orang tua, dan anak-anak kecil. Kitapasti pernah mendengar pepatah yang mengatakan, "kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah." Ya, memang ada ketimpangan besar antara "kasih sayang" ibu dan anak, hingga melahirkan hukum "nilai" tak resmi yang disepakati bersama, yaitu pepatah di atas. Perbandingan sepanjang "masa" dan "galah" (tombak/tongkat 3 Jangan Pisahkan. Biar cinta terhalang gunung dan samudra. Aku tetap memegang janjiku padamu. Biar jurang yang terjal ada di depanku. Tak kan goyah sumpahku kepada dirimu. Kita bagai kumbang dan bunga. Hatiku pasti hatimu jua. Namun mengapa ada saja. kalaudiberi peluang mimpi itu datang kembali, aku ingin terus bermimpi mencari penghujung jalan cerita. kasih sayang seorang ayah, mencium..memeluk,menidurkan sampai lena, bangun menggantikan tempat ibu untuk melayan kerenah anak di pagi hari.seriously aku sungguh teruja! alangkah gumbira hati ni kalau awak terus berpewatakkan begitu di masa Halini tak lepas dari cerita kasih sayang mereka yang kadang seperti kucing dan tikus, terkadang juga bisa membuat kita terharu. saat ritual transmutasi untuk menghidupkan kembali ibu mereka NTdBL. Sebuah cerita mengharukan tentang ibu yang memberikan kasih sayang pada anaknya. Ingin melihat video cerita mengharukan tentang ibu lainnya? Cobalah Bayi Prematur Lahir 3,5 Bulan Lebih Awal, Berhasil Hidup Kasih Ayah pada Putrinya, Mengalahkan Harga Dirinya Sosok ibu adalah sosok yang paling berpengaruh dalam kehidupan seseorang. Ia akan memberikan segalanya untuk perkembangan sang anak di masa yang akan datang. Ada banyak sekali cerita inspiratif yang dilakukan oleh sang ibu untuk anak. Salah satunya adalah cerita ibu yang memiliki satu mata ini. Mari simak cerita mengharukan tentang ibu berikut. Ibu Sosok Bermata Satu yang Dibenci Anaknya Dikisahkan ada seorang anak laki laki yang memiliki ibu bermata satu. Mata satunya telah hilang dan tidak dapat berfungsi dengan baik. Suatu ketika sang ibu membuatkan makanan untuk semua murid, guru dan semua keluarga terdekat. Saat sang ibu datang ke sekolah anak saat duduk di bangku SD, anak mendapati sang ibu mengantarkan makanan kepada teman teman anak laki laki. Sang ibu kemudian menyapa anak saat sedang asyik bersekolah. Si anak laki laki sangat malu ketika ibu menyapanya dengan senyuman yang hangat tersebut. Anak laki laki sangat membenci sapaan yang diberikan oleh sang ibu. Ia pun lari dan menghindari sang ibu sejauuh mungkin. Semua teman sang anak kemudian meledek sang anak laki laki yang memiliki mata satu tersebut. Saat teman sang anak meledeknya, yang terlintas hanyalah kabur dari keadaan dan menginginkan sang ibu hilang dari dunia. Saat hari itu juga sang anak kemudian membentak ibunya dengan perkataan yang tidak enak untuk didengar. Sang anak membentak si ibu dengan menyuruhnya untuk pergi dan meninggal saja jika hanya membuat anak diledek oleh seluruh kawanya. Sang ibu hanya terdiam sesaat dan tidak bisa merespon apapun perkataan sang anak. Si anak laki benar benar tidak berpikir jika perkataanya telah menyakiti hati sang ibu. Ia hanya berpikir untuk meluapkan seluruh amarahnya dengan keadaan bunda yang beramata satu. Sang anak kemudian mencari keberadaan si Ibu dan tidak menemukanya di rumah. Si anak kemudian bertekad untuk belajar sangat keras hingga mendapatkan kesempatan untuk belajar ke luar negeri. Sampai akhirnya sang anak berhasil menikah dan memiliki anak yang lucu. Sang anak bisa membeli rumahnya sendiri dan memiliki kehidupan yang bahagia bersama dengan istri, anak dan tempat yang nyaman. Kisah Mengharukan Sang Ibu yang Berusaha Menemui Anak Hingga suatu ketika, si Ibu datang untuk mengunjungi anak yang telah sukses. Sang ibu tidak pernah bertemu dengan anak sekitar satu tahun lamanya dan tidak pernah berkenalan dengan cucunya. Saat ibu berkunjung, sang cucu melihat sang ibu dari pintu dan tertawa bersama. Si anak sangat kaget kemudian mengusir sang ibu dan mengatakan betapa beraninya sosok ibu menakuti sang cucu. Kemudian sang anak berkata kepada ibunya untuk tidak datang jika tidak diundang. Sang ibu yang bermata satu kemudian mengatakan permintaan maaf bahwa ia mungkin salah alamat. Lalu sang ibu pergi dan menghilang dari pandangan sang anak. Suatu ketika ada undangan reuni yang mengundang si anak untuk datang. Si anak kemudian pergi ke acara reuni dan mencari tahu keberadaan sang ibu. Cerita mengharukan tentang ibu ini berlanjut dengan tetangga dari sang ibu yang mengatakan bahwa ibu anak laki laki telah meninggal. Air mata tidak terlihat menetes dari wajah sang anak, hingga akhirnya tetangga tersebut memberikan surat yng khusus diberikan kepada anak jika kembali mencarinya. Si anak penasaran dengan surat tersebut dan teburu buru untuk membukanya. Isi surat tersebut terbilang mengharukan bagi sang anak. Sang ibu menulis bahwa ia selalu memikirkan keberadaan si anak setiap hari. Ia juga meminta maaf jika telah menakuti sang cucu saat datang berkunjung. Di akhir surat, sang ibu menceritakan bahwa mata sebelahnya telah diberikan kepada sang anak saat sang anak mengalami kecelakaan pada waktu kecil. Namun ia tidak menyesal memiliki mata satu, karena mata satunya telah berhasil berkeliling dunia. Membaca cerita ini memang sangat menyentuh dan memberikan banyak pelajaran berharga bagi anak. Dengan mengetahui cerita ini sudah bisa disimpulkan jika kasih sayang ibu tidak akan pernah sebanding dengan apa yang kita berikan. Selalu sayangi ibu Anda selagi masih memiliki umur. Berbaktilah kepada orang tua sebelum penyesalan mendatangi Anda di kemudian hari. Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Teringat dengan satu pribahasa โ€œKasih Sayang Ibu Sepanjang Masa, Kasih Sayang Anak Sepanjang Galahโ€pasti sudah tidak asing bagi kalian dengan pribahasa tersebut, yang mana pribahasa tersebut memiliki arti kasih sayang seorang ibu yang diberikan kepada anaknya itu selamanya seumur hidup sedangkan kasih sayang anak yang diberikan kepada orangtua itu memiliki batasan. Dalam pribahasa tersebut disebutkan โ€œkasih sayang anak sepanjang galahโ€ yang mana berarti kasih sayang seorang anak memiliki betasan, akan tetapi mengapa di era sekarang banyak sekali anak yang sering membentak ibu mereka, menjadikan ibu mereka seperti pembantu, dan bahkan tidak segan-segan mereka memukul ibu mereka. Apa mereka tidak memiliki rasa kasih sayang terhadap ibu mereka yang telah mengandung mereka selama kurang lebih 9 sembilan bulan, dengan taruhan nyawa ibu mereka berjuang untuk melahirkan mereka disertai dengan tetesan air mata kebahagian. Sebagaimana firman ALLAH dibawah ini ูˆูŽูˆูŽุตูŽู‘ูŠู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ุฅูู†ุณูŽุงู†ูŽ ุจููˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ู‡ู ุฅูุญู’ุณูŽุงู†ุงู‹ ุญูŽู…ูŽู„ูŽุชู’ู‡ู ุฃูู…ูู‘ู‡ู ูƒูุฑู’ู‡ุงู‹ ูˆูŽูˆูŽุถูŽุนูŽุชู’ู‡ู ูƒูุฑู’ู‡ุงู‹ ูˆูŽุญูŽู…ู’ู„ูู‡ู ูˆูŽููุตูŽุงู„ูู‡ู ุซูŽู„ูŽุงุซููˆู†ูŽ ุดูŽู‡ู’ุฑุงู‹ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุฅูุฐูŽุง ุจูŽู„ูŽุบูŽ ุฃูŽุดูุฏูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุจูŽู„ูŽุบูŽ ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนููŠู†ูŽ ุณูŽู†ูŽุฉู‹ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจูู‘ ุฃูŽูˆู’ุฒูุนู’ู†ููŠ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุดู’ูƒูุฑูŽ ู†ูุนู’ู…ูŽุชูŽูƒูŽ ุงู„ูŽู‘ุชููŠ ุฃูŽู†ู’ุนูŽู…ู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ูˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠูŽู‘ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุนู’ู…ูŽู„ูŽ ุตูŽุงู„ูุญุงู‹ ุชูŽุฑู’ุถูŽุงู‡ู ูˆูŽุฃูŽุตู’ู„ูุญู’ ู„ููŠ ูููŠ ุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุชููŠ ุฅูู†ูู‘ูŠ ุชูุจู’ุชู ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ูˆูŽุฅูู†ูู‘ูŠ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู†ูŽ โ€œKami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah pula. Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoโ€™a โ€œYa Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri niโ€™mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku dengan memberi kebaikan kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.โ€ Qs. Al-Ahqaaf 15ูˆูŽูˆูŽุตูŽู‘ูŠู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ุฅูู†ุณูŽุงู†ูŽ ุจููˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ู‡ู ุญูŽู…ูŽู„ูŽุชู’ู‡ู ุฃูู…ูู‘ู‡ู ูˆูŽู‡ู’ู†ุงู‹ ุนูŽู„ูŽู‰ ูˆูŽู‡ู’ู†ู ูˆูŽููุตูŽุงู„ูู‡ู ูููŠ ุนูŽุงู…ูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽู†ู ุงุดู’ูƒูุฑู’ ู„ููŠ ูˆูŽู„ููˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ูƒูŽ ุฅูู„ูŽูŠูŽู‘ ุงู„ู’ู…ูŽุตููŠุฑูโ€œDan Kami perintahkan kepada manusia berbuat baik kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.โ€Qs. Luqman 14 Tapi apa yang ibu mereka dapat setelah mengandung, melahirkan dan membesarkan mereka?. Membentak?, memukul?, atau menganggap ibu mereka seperti pembantu?. Mungkin ada banyak anak yang sangat menyayangi ibu mereka, akan tetapi kasih sayang yang diberikan anak yang sangat menyayangi ibu merekapun bahkan belum bisa untuk membalas kasih sayang yang diberikan oleh ibu mereka. Bahkan anak yang menyayangi ibunya saja tidak dapat membalasnya, sedangkan anak yang memaki ibunya bahkan sampai memukul ibunya apa mereka tidak pernah berfikir tentang kasih sayang ibu mereka?. Apa mereka tidak sadar bahwa surga ada ditalapak kaki seorang ibu?.Ketika seorang ibu melarang kalian untuk ini dan untuk itu, memarahi kalian, dan memukul kalian bukan berarti ibu kalian tidak menyayangi kalian, itu berarti ibu kalian terlalu khawatir dan takut dengan apa yang nanti akan terjadi pada kalian itulah salah satu bentuk perlindungan yang diberikan ibu kalian kepada kalian, kalau ibu kalian marah dan memukul kalian bukan juga ibu kalian tidak menyayangi kalian melainkan ibu kalian sangat menyayangi kalian oleh karena itu ibu kalian memarahi dan memukul seorang anak seharusnya kalian menyayanginya, menjaganya, merawatnya diusia senja sebagaimana ibu kalian menyayangi kalian, menjaga kalian, dan merawat kalian. Bahkan ketika kalian tertidur dalam dekapannya ada seekor nyamuk yang mendekat mereka akan membunuh nyamuk tersebut dan ketika ada hewan atau apapun yang mengancam nyawa kalian, ibu kalianlah yang akan pertama kali merelakan nyawanya untuk kalian dan ibu kalian rela bangun semalaman hanya untuk menemani kalian ketika kalian terbangun menangis dimalam hari saat bayi sambil terkantuk-kantuk dan tak jarang ibu kalian tertidur dengan keadaan duduk. Ingat surga ada dibawah telapak kaki ibu, janganlah kalian membuat ibu kalian menyakiti hati ibu kalian sekalipun karena tanpa maafnya hidup kalian tidak akan merasa tenang dan ingatlah pula kasih sayang yang selalu diberikannya kepada kalian. Sebagaimana hadits berikut ini 1 2 Lihat Humaniora Selengkapnya Rutinitas pagiku masih diisi dengan mengantar anak ke sekolah dan menunggunya sampai pulang, tidak lama hanya 2 jam. Duduk di kantin sekolah memberi kesempatan bagiku untuk bertemu banyak orang, masing-masing dengan karakternya dan cerita hidupnya. Seminggu ini 2 kali aku mendengarkan curahan hati seorang ibu tentang aku dipertemukan dengan seorang nenek tua renta yang badannya bungkuk. Rumahnya tidak jauh dari sekolah, dan pagi itu dia ingin membeli sarapan lontong di kantin. Sambil menunggu nenek kantin siapkan lontong, ia bercerita kepada kami yang duduk di kantin tentang gundah gelana hatinya. Di usianya yang hampir menginjak 80 tahun ada satu kekhawatiran yang selama ini beliau pendam. Seorang anak laki-lakinya hampir 50 tahun yang belum/tidak mau menikah, perasaannya seperti dingin terhadap perempuan. Si nenek dengan jelas mengatakan bahwasanya beliau tidak akan bisa pergi meninggalkan dunia ini dengan tenang jika belum melihat anaknya itu menikah. Dan rasa tanggung jawab sebagai orang tua juga belum bisa lepas darinya jika si anak belum menikah, beliau tidak bisa hidup tenang. Dan hari ini nenek kantin yang punya cerita. Di usianya yang 73 tahun memendam rasa rindu yang mendalam terhadap anak lelakinya yang merantau dan sudah berkeluarga. Sudah 4 tahun ini si anak tak pernah pulang, jangankan pulang, menelpon untuk memberi kabar pun tak pernah lagi. No telepon si anak sudah tidak aktif lagi tapi masih selalu beliau simpan. Si nenek gelisah dengan terus berharap si anak akan memberi kabar atau pulang lah walau hanya pertama memang mungkin terlihat agak berlebihan jika si nenek memaksa si anak untuk menikah, apalagi dengan usia si anak yang sudah menua. Keputusan menikah atau tidak berada di tangan si anak, dia sudah dewasa untuk memilih jalan hidupnya. Menikah itu ya harus dengan tulus dan bahagia ya kan. Tapi memang disisi lain kita kembali melihat suatu kenyataan bahwa budaya kita memegang erat prinsip bahwa tanggung jawab orang tua akan lepas dari anaknya pada saat si anak menikah. Dengan ini kedua pihak pasti sama-sama merasa terbebani. Menikah memang sangat dianjurkan tapi kalau mau melajang ya silahkan saja. Cerita kedua cukup membuatku terenyuh. Apapun masalah dibalik cerita itu, si nenek rindu anaknya. Walau anak telah menikah, anak tetaplah anak, yang akan selalu disebutnya nama kita dalam tiap sujudnya. Jadi ingat kata Raisa soal ibu.. "Lindungi hatinya sekalipun didalam amarah". 2 cerita diatas membuat kita yakin inilah memang makna dari peribahasa "Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah." Terlepas dari berbagai pendapat dan komentar yang pasti beragam tentang 2 cerita diatas, terselip satu pesan yang buat kita tersadar bahwa kasih sayang ibu tak akan pernah terbatas oleh waktu. xoxo,