Sumbergambar: Hartnell.edu. Jaringan epitel pada hewan memiliki beberapa fungsi, yaitu: Sebagai pelindung jaringan yang berada di sebelah dalamnya, seperti jaringan epitel kulit dan jaringan epitel rongga mulut. Sebagai kelenjar yang menghasilkan sekret. Kelenjar ini ada dua jenis, yaitu kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin.
Bagianyang ditunjuk oleh huruf X adalah jaringan jaringan floem (pembuluh tapis) yang berfungsi untuk mengedarkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan. Soal Nomor 2. Perhatikan gambar penampang melintang daun berikut! Bagian yang ditunjuk oleh huruf Y berfungsi untuk . A. pertukaran gas CO2 dan O2
dj9LsTJ. Jaringan Hewan – Jaringan hewan merupakan sekumpulan sel yang sama, memiliki fungsi yang sama yaitu membentuk sebuah jaringan organ hewan. Untuk lebih jelasnya lagi simaklah pembahasan kami mengenai Materi Jaringan Hewan di bawah ini. Pengertian Jaringan HewanStruktur Jaringan Hewan1. Jaringan Epithelium2. Jaringan Ikat3. Jaringan Otot4. Jaringan SarafContoh Jaringan Saraf dan Jaringan HewanShare thisRelated posts Jaringan hewan merupakan sekumpulan sel yang sama, memiliki fungsi yang sama yaitu membentuk sebuah jaringan organ hewan. Bukan hanya satu sel tetapi beberapa sel yang sama dalam hal ini berfungsi yang sama pada suatu organ tertentu pada hewan. Struktur jaringan hewan dengan jaringan manusia pada dasarnya sama tetapi ada bagian-bagian yang membedakan. Pada hewan ada empat jaringan yang membentuk suatu jaringan. Adapun jaringan jaringan tersebut yaitu jaringan epithelium, Jaringan ikat, dan Jaringan otot, serta jaringan saraf. Satu persatu struktur jaringan hewan akan kita bahas. Struktur Jaringan Hewan 1. Jaringan Epithelium Jaringan epithelium merupakan jaringan yang berperan sebagai penutup dan membatasi pemukaan batang tubuh berupa organ, rongga dan saluran yang terletak didalam tubuh. Epithelium pipih berperan melindungi dan membungkus jaringan yang terletak di bawahnya. Selain itu fungsi epithelium menerima rangsang pada indera hewan. 2. Jaringan Ikat Jaringan ikat merupakan jaringan berdasarkan bentuk, letak dan strukturnya. Memiliki fungsi menghubungkan antar jaringan, penunjang tubuh, berperan dalam suhu tubuh, dan mekanisme pertahanan regenerasi. Ciri yang paling mendasar pada jaringan ini yaitu terdiri dari bahan interseluler yaitu diantara sel yang di sebut matriks. Matrik sendiri berupa serat-serat yang tidak teratur bentuknya. 3. Jaringan Otot Jaringan otot berupa sel serta serat yang tersusun bertugas menggerakkan anggota tubuh. Pada proses geraknya ada yang sadar dan ada pula yang tidak sadar. Serat otot mengandung flamen aktin dan myosin. Aktin dan myosin ini adalah kontraktil yang member kemampuan guna memanjang dan memendekkan otot. Jaringan otot terbagi menjadi tiga yaitu jaringan otot lurik, otot polos, & otot jantung. a. Otot Lurik otot rangka Otot lurik merupakan otot yang membentuk daging pada tubuh hewan. Otot ini tersusun silindris dan sangat panjang namun tidak memiliki cabang pada ujungnya. Bergerak dibawah kesadaran. Sehingga bila di gunakan terus menerus otot ini akan mengalami kelelahan. Sel-selnya mengandung saraf-saraf yang berasal dari system saraf pusat. Otot lurik bisa berkontraksi dengan cepat dan kuat. Otot-otot lurik bisa kalian temukan pada sebagian besar otot rangka. b. Otot Polos Sel-sel otot polos terlihat seperti gelendong dengan panjang antara 20-500 milimikron. Inti selnya hanya satu dan terletak di bagian tengah sel. Kontraksi otot polos tersebut dipengaruhi oleh saraf-saraf yang berasal dari sistem saraf otonom. c. Otot Jantung Otot jantung yaitu ialah gabungan dari otot lurik dan otot polos. Otot jantung, keadaan susunannya memperlihatkan susunan otot lurik, namun cara kerjanya seperti otot polos yaitu berkontraksi secara ritmis & otomatis. 4. Jaringan Saraf Jaringan saraf merupakan jaringan yang membentuk sistem saraf. Hewan juga mempunyai saraf yang merangsang sehingga memiliki keinginannya bergerak seperti manusia. Sistem saraf sangat peka akan situasi sekitar, sehingga saraf akan mengendalikan otot gerak hewan. Jaringan saraf terdiri dari sel saraf yang dalam ilmiah di sebut dengan neuron. Demi kelangsungan hidupnya, neuron memperoleh suplai makanan melalui neuroglia yang ada disekitarnya. Neuron memiliki badan sel, dendrite dan neurit akson . Contoh Jaringan Saraf dan Jaringan Hewan Simaklah gambar di bawah ini ! Contoh Jaringan Hewan ! Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Jaringan Hewan. Semoga bermanfaat. Artikel lainnya Macam Macam Jenis Hewan dan Penggolongan Hewan Pengertian Ekosistem adalah – Komponen, Macam Macam, dan Contoh Daur Hidup Sapi – Siklus, Fase, Urutan, Cara Berkembang, dan Gambar
Perhatikan gambar jaringan epitel pada hewan berikut! Fungsi dari jaringan tersebut adalah ….A. menghantarkan rangsanganB. mengangkut sari makananC. penguat dan penyokongD. tempat absorpsi atau sekresi zatE. memberi bentuk tubuh Jawab D Gambar yang diberikan pada soal merupakan jaringan epitel batang selapis epitel silinder selapis yang banyak ditemukan pada usus, dinding lambung, kantong empedu, saluran rahim, saluran pencernaan, dan saluran pernapasan bagian atas. Fungsi dari jaringan epitel selapis ini adalah sebagai proses sekresi, penyerapan absorpsi, penghasil mucus, dan pelicin permukaan saluran. Jadi, fungsi dari jaringan tersebut adalah tempat absorbsi atau sekresi zat.
– Rangkuman jaringan hewan juga merupakan salah satu materi yang sangat penting untuk dibahas. Untuk itu kami juga sudah menyediakan ulasannya khusus bagi sahabat biologi. Mulai dari pengertian, struktur, gambar hingga contohnya di bawah ini. Pengertian Jaringan Hewan Jaringan hewan adalah sekumpulan sel yang sama dan memiliki fungsi yang sama, kemudian membentuk suatu jaringan. Nantinya, jaringan-jaringan tersebut akan membentuk sebuah organ. Jaringan pada hewan dengan jaringan pada manusia bisa dibilang sama, tetapi ada beberapa bagian yang membedakannya. Struktur Jaringan Hewan Berikut ini adalah struktur jaringan hewan lengkap dengan penjelasan dan disertai dengan gambar dan contohnya. Jaringan Epitel Jaringan epitel merupakan sebuah jaringan yang menutupi dan membatasi permukaan batang tubuh. Seperti organ, saluran dan rongga yang ada di dalam tubuh. Fungsi Jaringan Epitel adalah sebagai pelindung absorsi, sekresi dan juga sel di dalam tubuh hewan. Jaringan ini juga berfungsi sebagai penerima rangsang, Contoh Jaringan Epitel bisa ditemukan di kulit dan organ yang mengandung jaringan epitel adalah usus, paru, paru, rongga hingga pembuluh darah. Fungsi Utama Jaringan Epitel 1. Pelindung bagi jaringan dibawahnya. 2. Absorpsi, menyerap sari makanan. 3. Eksresi, membuang sisa-sisa metabolisme 4. Eksteroreseptor, menerima stimulus. 5. Sekresi, menghasilkan zat atau enzim 6. Transpor zat 7. Membantu respirasi Jaringan Epitel ini sendiri dibagi ke dalam beberapa jenis yakni 1. Jaringan Epitel Pipih Jaringan ini terbagi ke dalam beberapa bagian, berikut penjelasannya – Epitel pipih silindris terdapat pada alvelous, mesotelium, endotelium, selaput telinga tengah dan dalam. – Epitel pipih berlapis yang bisa ditemukan ada banyak di bagian kulit, vagina dan juga esofagus. 2. Jaringan Epitel Kubus Kuboid Jaringan epitel kubus juga dibagi menjadi beberapa bagian, berikut ini adalah penjelasan lengkapnya. – Epitel kubus selapis letaknya pada kelenjar, contohnya pada ginjal, lensa mata, kelenjar ludah, ovarium, tiroid dan pankreas. – Epitel kubus memiliki fungsi sebagai proteksi, sekresi hingga absorpsi dan dapat ditemukan pada saluran keluar kelenjar keringat. 3. Jaringan Epitel Pipih Silindris Epitel silindris berlapis memiliki tugas untuk membantu proses sekresi hingga absorsi. Epitel silindris berlapis yang bersilia letaknya ada di tuba uterina, uterus, bronkus hingga duktus eferens. Fungsi Epitel Silindris berlapis banyak adalah untuk membantu proses sekresi hingga melindungi jaringan epitel. 4. Jaringan Epitel Transisional Jaringan ini adalah sebuah peralihan dari jaringan epitel pipih yang memiliki banyak lapisan tanpa adanya zat tanduk. Dengan epitel silindris yang memiliki lapisan banyak. Contohnya bisa dilihat ada di sistem urinaria. 5. Jaringan Epitel Kelenjar Terbentuk dari sekelompok sel epitel khusus untuk sekresi zat yang diperlukan dalam proses fisiologi tubuh. – Kelenjar eksokrin, untuk sekretori eksternal. Contohnya pada lambung, kelenjar pankreas, kelenjar ludah dan kelenjar keringat. – Kelenjar endokrin, untuk sekresi internal. Contohnya pada kelenjar tiroid, kelenjar timus, kelenjar adrenal, kelenjar hipofisis, dan kelenjar paratiroid. Jaringan Ikat Jaringan Penyambung Bentuk jaringan ikat dapat disesuaikan dalam berbagai macam kondisi, seperti pada letak, bentuk hingga strukturnya. Fungsi Jaringan Ikat adalah untuk mengikat jaringan tubuh dan memberikan struktur serta ketebalan hingga mengikat organ dan melakukan proses transportasi zat. Jaringan ini terdiri dari tiga komponen utama yang berasal dari sel, zat dasar atau matriks dan serabut. Fungsi Umum Jaringan Ikat 1. Pengikat dan penyambung antar jaringan. 2. Penyokong dan pembentuk struktur tubuh. 3. Penyimpan energi. 4. Pelindung suatu organ. 5. Pertahan tubuh terhadap invensi bibit penyakit. 6. Transpor cairan tubuh. Jaringan Ikat Tersusun dari Matriks Jaringan Ikat – Subtansi intersel amorf tidak berbentuk. – Subtansi intersel fibrosa serat. 1. Serat kolagen. 2. Serat retikular. 3. Serat elastik. Sel-sel Penyusun Jaringan Ikat – Firoblas – Makrofag – Sel lemak adiposa – Mast cell sel tiang – Sel plasma – Sel pigmen – Leukosit – Sel mesenkim Jaringan Ikat Dibedakan Menjadi Jaringan Ikat Sejati a. Jaringan Ikat Longgar 1. Jaringan mukosa; yaitu jaringan embrional yang bersifat sementara pada pembentukan jaringan ikat. Terletak pada tali pusar bayi. 2. Jaringan areolar; fungsinya sebagai materi pengikat atau pembungkus jaringan lain dan organ-organ. 3. Jaringan lemak adiposa; fungsinya sebagai bantalan pelindung organ cadangan makanan, penjaga suhu tubuh. Letaknya di bawah kulit dan persendian. 4. Jaringan retikuler; bersifat fagositosis. Letaknya pada nodus limfa, sumsum tulang belakang, dan hati. b Jaringan Ikat Padat 1. Jaringan ikat padat teratur; contohnya tendon, ligamen dan aponeurosis. 2. Jaringan ikat padat tak teratur; contohnya pada fasia dan dermis kulit. Jaringan Ikat Cair a. Jaringan darah b. Jaringan limda Jaringan Ikat Penyokong a. Jaringan tulang rawan kartilago 1. tulang rawan hialin 2. tulang rawan elastic 3. tulang rawan firoblas b. Jaringan tulang keras osteon 1. tulang spongiosa 2. tulang kompak Jaringan Otot Terdiri Dri jaringan serabut otot atau myofibril yang disusun dari sel sel otot terbungkus dengan membran sarkolema. Fungsi Jaringan Otot adalah sebagai alat gerak yang secara aktif memindahkan anggota gerak atau pun organ di dalam tubuh hewan. Jaringan otot sendiri terdiri atas beberapa bagian di antaranya 1. Jaringan Otot Polos Merupakan otot tak sadar karena gerakannya tidak menuruti perintah. 2. Jaringan Otot Lurik atau Rangka Merupakan otot sadar karena dibawah pengaruh saraf sadar. 3. Jaringan Otot Jantung Merupakan otot tak sadar yang dikendalikan oleh saraf otonom dan saraf simpatik. Jaringan Saraf Terdapat paling banyak pada susunan saraf pusat otak dan medula spinalis, sisanya di saraf tepi. Fungsinya untuk menerima rangsangan yang diubah menjadi impuls saraf, kemudian diteruskan ke bagian penerimaan, menafsirkan impuls, lalu memberikan jawaban yang tepat ke organ efektor. Fungsi Utama Jaringan Saraf 1. Mengatur organ dan alat alat tubuh agar terjadi keserasian kerja pada saat menerima dan mengantarkan rangsangan. 2. Menetima rangsangan. 3. Mengantarkan rangsangan. 4. Menafsirkan rangsangan menjadi impuls dan memberikan jawaban ke organ efektor. Nah, itu dia penjelasan mengenai rangkuman jaringan hewan lengkap dengan penjelasan beserta dengan gambarnya. Semoga bermanfaat dan selamat belajar untuk sahabat biologi yang selalu setia berkunjung ke website kami. Artikel Lainnya Fungsi Garam Mineral – Bagi Tubuh, Bagi Sel, Beserta Zatnya Sendi Sinartrosis – Pengertian, Perbedaan Dengan Sinkondrosis, Beserta Contoh Gambar Sel Tumbuhan dan Fungsinya