Subjek email yang kamu buat harus berisikan kata - kata untuk menarik pelanggan sehingga mereka tertarik untuk membuka email. Jika Kamu membuat penawaran melalui email, pastikan untuk menampilkan manfaat dari penawaran tersebut daripada fiturnya. Selain lebih berharga bagi pembaca, ini juga membantu menyajikan gambaran realistis tentang
Berikut ada 6 contoh kata-kata follow up yang bisa kamu jadikan referensi dalam membuat kata-kata follow up untuk customer: 1. Cara Follow Up Customer Lama. Contoh pesan: "Halo [Nama Pelanggan], kami ingin mengucapkan terima kasih atas setia Anda sebagai pelanggan kami selama ini.
Pakai Kata Powerfull. Kata powerfull bisa kamu jadikan sebagai contoh kalimat menawarkan produk, seperti kata eksklusif, limited edition, terlengkap, terbaik, 100% asli dan lain sebagainya. Contoh kalimat menawarkan produknya adalah sebagai berikut; "Seminar Eksklusif untuk kamu pejuang cuan yang ingin bisnis tanpa modal.
GerakanTanah Air dianggotai empat parti politik dan NGO Melayu yang dilancarkan Dr Mahathir Mohamad semalam dijangka hanya mampu bertahan selagi bekas perdana menteri itu bermaya memimpinnya
7Contoh Kata-Kata Follo Up Pada Calon Customer Secara Elegant. Berikan salam dan Tanyakan kabar ketika pertama kali menghbungi. Contoh : Assalamu'alaikum Mba Fitri.. Bagaimana kabarnya hari ini ? Berikan pertanyaan yang membuat mereka terkesan. Contoh : Mba bagaimana apakah masih sibuk dengan kerjaan kemarin ? Doakan mereka yang baik-baik.
Selain itu, kamu juga bisa memberikan waktu bagi mereka untuk memikirkan penawaran tersebut dan nanti akan dikirimkan email follow up. 6. Baca lagi email-mu sebelum dikirimkan. Hal terakhir yang harus diperhatikan sebelum mengirim email partnership adalah membaca ulang draft yang sudah ditulis. Perhatikan lagi seperti apa pemilihan bahasamu.
Contohemail follow up penawaran. Contoh surat follow up letter. Anda memeriksa posting pekerjaan dan menunggu peluang baru yang sesuai dengan. Contoh kasus begini seseorang beli 1001 brand identity kit melalui link ini: Jika anda mencari contoh email follow up penawaran maka anda berada di tempat yang tepat blog contohatr memiliki banyak
Melakukan follow up kepada klien sangat diperlukan karena untuk memastikan hasil akhir dari penawaran. Selepas barang dipos,esoknya kita boleh terus follow up beritahu cara guna produk. 6 contoh kata kata follow up customer lewat whatsapp email telepon. Contoh kata kata follow up customer lewat whatsapp. Dear team, this is a kind reminder
Home Marketing 30+ Contoh Kalimat Promosi Agar Cepat Closing. Closing adalah momen sukses atau gagal dalam penjualan. Memilih frase atau kalimat promosi yang tepat untuk membuat kesepakatan penjualan sangat penting. Dan momen ini kemungkinan merupakan keputusan akhir yang menentukan apakah upaya kamu akan menghasilkan sesuatu atau tidak.
4. Memakai kata-kata yang "kuat". Contoh Kalimat Menawarkan Produk. Saat mempromosikan suatu barang, maka penggunaan kata-kata yang "kuat" harus disematkan dengan baik. Maksud dari kata-kata "kuat" ini adalah meyakinkan konsumen bahwa produk tersebut memang terbaik dibandingkan lainnya.
1djpczw. Setiap pelaku usaha memiliki teknik atau cara tersendiri agar dapat menghasilkan penjualan yang tinggi. Salah satunya adalah dengan follow up customer. Cara follow up customer dipilih karena dinilai lebih efisien agar pelanggan berbelanja. Pada dasarnya ada dua cara follow up customer. Pertama dilakukan sebelum pelanggan membeli dengan tujuan membujuk pelanggan tersebut untuk melakukan transaksi dengan bisnis. Sementara cara follow up customer kedua dilakukan setelah transaksi, tujuannya untuk menjaga pelanggan agar tetap setia dengan brand atau melakukan pembelian kembali repeat order. Lalu bagaimana sebenarnya cara follow up customer yang baik? Apa saja kata-kata yang bisa populer untuk membujuk mereka close deal? Untuk mengetahuinya, yuk simak pembahasan selengkapnya di bawah ini! 15 Cara follow up customer yang efektif Lakukan follow up atas segala hal Gunakan auto-reply Jangan terlalu lama menunggu Maksimalkan penggunaan auto responder Buat jadwal temu dari jauh hari Sampaikan tujuan Anda Bujuk dengan Demo Gratis Kurangi basa-basi Ucapkan terima kasih Mintalah feedback pelanggan Pastikan tidak ada keluhan Beri tahu pelanggan tentang fitur baru Keep in touch Kirimi newslatter yang mungkin bermanfaat Berikan tawaran spesial Bagaimana Cara Follow Up Customer Sebelum Melakukan Pembelian? Seorang saleperson harus berinisiatif melakukan follow up untuk mengubah prospek menjadi pelanggan. Beberapa cara follow up customer yang belum melakukan pembelian adalah sebagai berikut 1. Lakukan follow up atas segala hal Tanpa adanya follow up, maka Anda tengah mensabotase bisnis Anda sendiri. Setelah mengikuti berbagai acara dan banyaknya email subscriber, serta followers di media sosial yang Anda kumpulkan, lucu jika Anda tidak melakukan apapun untuk menindak lanjuti pelanggan Anda. Kerugian bernilai jutaan dan kemungkinan networking yang tanpa batas dapat hilang begitu saja tanpa adanya follow up. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan follow up atas segala upaya pemasaran dan penjualan yang telah Anda lakukan. 2. Gunakan auto-reply Keluarkan sedikit dana yang Anda miliki untuk diinvestasikan ke platform penyedia jasa auto reply. Dengan memiliki akun berbayar di berbagai auto-reply yang tersedia, Anda tidak perlu repot melakukan menindaklanjuti satu persatu dan dapat dijadwalkan jauh hari sebelumnya. Salah satu penyedia auto reply terbaik di Indonesia adalah Mekari Qontak. Auto reply Qontak dilengkapi dengan adanya pengingat dan penyimpan data serta email dari para subscriber. Tools Auto reply Qontak terhubung dengan software Omnichannel yang terintegrasi dengan berbagai aplikasi populer lainnya. Jadi pesan pelanggan dari berbagai channel komunikasi akan secara otomatis direspon. 3. Jangan terlalu lama menunggu Selalu ingat bahwa setiap orang punya kesibukannya masing-masing dan dapat melupakan Anda dengan mudah. Karenanya, jangan pernah tunda follow up. Semakin cepat Anda melakukannya, maka semakin mudah Anda diingat. Walaupun begitu, jangan melakukan follow up setiap hari pada klien yang sama karena akan membuat klien risih. Berikan jeda sekiranya 2 hari, atau mungkin berikan waktu seminggu paling lambat. 4. Maksimalkan penggunaan auto responder Jika Anda sudah menggunakan tools auto responder, Anda harus menggunakannya semaksimal mungkin. Ciptakan berbagai kampanye berbeda yang ditujukan untuk customer dan kontak yang berbeda-beda, ciptakan seri follow up yang beragam, mulai dari melakukan upsell ke produk Anda dengan iming-iming produk gratisan yang berguna bagi mereka, berikan voucher gratis dan banyak lainnya. 5. Buat jadwal temu jauh hari Kadang, menyediakan waktu untuk melakukan menindaklanjuti pelanggan dapat menjadi tantangan tersendiri. Solusi yang tepat adalah dengan mempersiapkan materi follow up jauh-jauh hari, sehingga Anda tinggal melakukan scheduling secara lebih cepat dan efisien. Materi ini dapat berupa email, kartu bertulisan tangan berisi ucapan terima kasih dan banyak lainnya. Lebih baik lagi jika Anda melakukannya sebelum Anda tahu untuk siapa nantinya materi tersebut. Sesudahnya, Anda tinggal menyesuaikan nama-nama orang tersebut. Lakukan hal ini jika Anda tidak menggunakan auto responder. 6. Sampaikan tujuan Anda Jangan berikan pesan kosong, pastikan dulu tujuan Anda melakukan follow up. Misalnya Anda ingin menanyakan informasi keputusan klien, meminta meeting, mengucapkan terima kasih atau hanya menanyakan apakah klien mengalami masalh dengan produk. 7. Bujuk dengan Demo Gratis Bujuk customer untuk melakukan berinteraksi dengan demo atau konsultasi gratis daripada Anda langsung menjual produk. Berikan pengalaman pelanggan yang berkesan selama mereka mencoba produk Anda. Hal ini akan mendorong pelanggan untuk membeli produk Anda saat mereka puas dengan pelayanan Anda. 8. Kurangi basa-basi Pesan follow up yang Anda berikan sebaiknya singkat padat jelas karena klien atau pelanggan punya kesibukan masing-masing. Ucapkan salam terlebih dahul, lalu utarakan tujuan Anda. Bila Anda melakukan follow up melalui telepon, pastikan nada Anda juga sopan dan halus. Tujuan follow up yaitu menjaga hubungan dengan pelanggan. Bagaimana Cara Follow Up Customer Sesudah Membeli Produk? Pelanggan yang telah melakukan pembelian tidak boleh ditinggalkan begitu saja. Anda perlu menjagannya agar mau melakukan repeat order atau membeli produk Anda kembali. Bahkan beberapa marketer mengungkapkan, menjaga pelanggan yang sudah ada dapat menghemat biaya pemasaran dibandingkan pelanggan baruk. Ikuti cara follow up customer berikut jika Anda ingin menjalin hubungan baik dengan pelanggan yang sudah ada 9. Ucapkan terima kasih Setiap kali pelanggan membeli produk Anda, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih. Apabila pembelian dilakukan secara online, Anda dapat mengirimkan ucapan terima kasih langsung dari platform yang mereka gunakan atau email. Meski terkesan remeh, ucapan ini akan membuat pelanggan merasa berharga. 10. Mintalah feedback pelanggan Metode tindak lanjut umum lainnya adalah meminta pelanggan untuk menilai transaksi penjualan dalam formulir umpan balik. Anda dapat mengirimkan survei kepada pelanggan Anda dengan beberapa pertanyaan dan pilihan atau memberi mereka formulir yang lebih terbuka untuk diisi. Meminta feedback pelanggan tidak hanya membantu melanjutkan kontak dengan pelanggan Anda, tetapi juga dapat memberi Anda ide untuk meningkatkan transaksi di masa mendatang. 11. Pastikan tidak ada keluhan Sebelum Anda mengakhir interaksi dengan pelanggan, tanyakan apakah mereka memiliki keluhan atas layanan maupun produk Anda. Jika iya, dengarkan keluhan tersebut dan berikan solusi terbaik. Namun, apabila pelanggan belum menemukan keluhan, informasikkan mereka untuk segera menghubungi Anda. Hal ini akan meninggalkan kesan positif di mata pelanggan. 12. Beri tahu pelanggan tentang fitur baru Dukungan proaktif membantu pelanggan mendapatkan hasil maksimal dari produk atau layanan Anda. Mengirim pesan berkala yang memberitahukan fitur-fitur terbaru produk adalah cara yang bagus untuk follow up. Hal ini terutama jika Anda baru saja merilis fitur yang mereka minta sebelumnya. 13. Keep in touch Jangan melakukan follow up hanya dengan pelanggan baru saja. Tapi Anda juga harus menghubungi pelanggan yang sudah lama berinteraksi dengan bisnis. Cobalah untuk mengirimkan pesan yang berisi informasi produk Anda dalam bentuk konten, panduan, atau bahkan informasi webinar jika ada. Hal ini untuk mengingatkan kembali pelanggan untuk tetap loyal terhadap brand Anda. 14. Kirimi newslatter yang mungkin bermanfaat Basis pengetahuan Anda penuh dengan informasi berguna tentang cara mendapatkan hasil maksimal dari produk Anda. Jika pelanggan telah menyatakan keprihatinan atau minat untuk menggunakan beberapa bagian dari produk Anda, kirimkan artikel atau informasi yang akan membantu mereka menggunakannya. Anda juga dapat secara otomatis memicu pesan untuk dikirim ke pelanggan pada saat yang tepat ketika mereka membutuhkan bantuan saat Anda menggunakan produk atau menjelajahi situs web Anda. 15. Berikan tawaran spesial Beri penawan khusun untuk pelanggan setia Anda. Misalnya potongan harga atau produk gratis. Anda juga bisa menawarkan program referral marketing. Sehingga mereka tertarik untuk aktif merekomendasikan produk Anda ke orang lain dengan harapan bisa mendapatkan diskon lebih besar. Apa Pentingnya Follow Up Customer untuk Bisnis? Berikut adalah beberapa alasan penting mengapa follow up customer sangat penting bagi bisnis – Memenuhi harapan pelanggan Follow up berkala dengan pelanggan, seperti pertanyaan tentang layanan atau bantuan dapat membantu pelanggan memenuhi harapan mereka setelah melakukan transaksian pembelian dengan bisnis Anda. Hal ini juga memberi mereka lebih banyak alasan untuk mendapatkan produk Anda. Ingat, pelanggan yang puas adalah sumber terbaik untuk mempromosikan bisnis Anda dan mendapatkan pelanggan baru! – Menghargai pelanggan Mengirim email kepada pelanggan Anda setelah Anda melayani mereka secara langsung atau menyelesaikan masalah mereka melalui telepon akan membuat mereka merasa penting, dan memberi tahu mereka bahwa Anda menghargai mereka. Mengingat, pelanggan Anda mungkin melakukan sedikit upaya ekstra untuk berinteraksi, berkomunikasi, atau melakukan transaksi pembelian atas produk atau layanan Anda. – Meningkatkan pengalaman pelanggan Pelanggan tidak akan menilai bisnis Anda hanya dari satu pengalaman yang mereka miliki dengan perwakilan penjualan Anda, tetapi ini hanya berdasarkan akumulasi pengalaman mereka saat berinteraksi dengan bisnis Anda. Untuk itu, sangat penting bagi Anda untuk melakukan tindak lanjut pelanggan guna memastikan bahwa setiap pelanggan memiliki pengalaman yang menyenangkan dan positif dengan bisnis Anda. – Membangun hubungan pelanggan yang lebih kuat Menindaklanjuti pelanggan, baik melalui telepon, email, atau sarana lainnya, akan membantu Anda untuk membina hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan. Ketika mereka merasa dihargai dan Anda berkomitmen untuk mempertahankan bisnis dengan mereka, maka mereka akan lebih cenderung setia pada merek Anda dibandingkan dengan orang lain yang tidak mau repot-repot membangun hubungan dekat dengan mereka. – Meningkatkan customer retention Retensi pelanggan sangat penting untuk bisnis apa pun karena membantu meningkatkan profitabilitas bisnis dalam beberapa cara yang mungkin tidak Anda sadari. Ketika pelanggan tidak senang, mereka cenderung beralih ke kompetitor tanpa berbicara dengan departemen layanan pelanggan Anda. Jika hal ini terjadi, maka akan sulit bagi Anda untuk mengidentifikasi hal apa saja yang perlu diperbaiki guna mempertahankan pelanggan. Oleh karena itu,untuk mengetahui apa yang pelanggan Anda rasakan tentang produk atau layanan Anda untuk selalu menghubungi mereka. Sehingga, Anda dapat mempertahankan mereka dan bahkan menjadikannya pelanggan yang loyal. – Membuka peluang penjualan Dengan melakukan follow up customer berarti Anda menjaga agar tetap terhubung dengan pelanggan. Ini bisa menjadi cara yang efektif untuk membuka peluang penjualan baru. Biasanya, seorang perwakilan dapat bertanya kepada pelanggan bagaimana layanan atau produk mereka bekerja, dan menyarankan item tambahan yang dapat membuat pengalaman mereka menjadi lebih baik. Baca Juga Customer Service, Tugas dan Skills yang Wajib Dimiliki Apa saja Contoh Kalimat yang Biasa digunakan untuk Follow Up Customer? Kunci sukses follow up customer menghasilkan penjualan terletak pada kata-kata rayuan salesman. Bagaimana dari kata-kata tersebut, seorang sales mampu meyakinkan pelanggan untuk membeli produk Anda. Oleh karena itu, Kami merangkum kalimat yang sering digunakan sales untuk meyakinkan pelanggan seperti berikut Kalimat sapaan dengan menanyakan kabar seperti “Selamat siang pak Heru, Bagaimana kabarnya?” Menunjukan kepedulian “Bagaimana Bisnis Bapak? Apakah berjalan baik?” Mendoakan yang terbaik “Semoga Bapak dan keluarga selalu sehat dan bisnis Bapak makin sukses” Tanyakan produk yang belum sempat dibeli “Sebelumnya pertanya pertanya tentang produk kami, Apakah Anda masih berminat atau mau ganti produk yang lain?” Pastikan kapan ingin membelinya “Oh jadi masih pada pilihan yang sama seperti kemarin ya? sekiranya bapak mau transfer kapan? Hari ini apa besok?” Meyakinkan untuk membeli lebih dari satu produk “Baik pak Heru, kebetulan sedang ada promo spesial bundling apabila Anda membeli paket, pak Heru akan mendapat potongan 50%. Apakah mau sekalian Pak?” Sampaikan kata pengingat “Baik Pak, pesanan akan segera kami proses, jangan lupa untuk konfirmasi apabila sudah melakukan transfer ya” Ucapkan terimakasih “Terimakasih pak Heru sudah membeli produk kami, terimakasih juga atas konfirmasi dan waktunya, selamat beraktivitas kembali” Baca Juga Cara Menjadi Customer Service yang Baik dan Andal Follow Up Customer Anda Lebih Mudah Bersama dengan Mekari Qontak! Follow up customer menjadi solusi untuk bisnis melakukan penjualan. Pasalnya salesman follow up mampu meningkatkan penjualan. Oleh karena itu, salesman harus melakukan follow up customer, baik sebelum atau sesudah membeli produk. Banyak media yang bisa digunakan untuk follow up customer seperti sistem customer service atau call center yang efektif. Namun, semua aktivitas follow up tersebut akan lebih mudah apabila Anda menggunakan aplikasi CRM dari Mekari Qontak. Aplikasi CRM Mekari Qontak memiliki berbagai fitur canggih yang dapat membantu Anda untuk melakukan follow up customer secara mudah. Seperti notifikasi pintar, chatbot AI, dan fitur personalisasi pelanggan yang memudahkan Anda mengetahui minat mereka untuk menentukan strategi follow up yang lebih baik. Mekari Qontak telah dipercaya lebih dari 3000+ perusahaan untuk membantu mengelola pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan mereka. Tidak hanya itu saja, MekariQontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, coba demo gratis Aplikasi Customer Service CRM Omnichannel Mekari Qontak dan dapatkan FREE TRIAL selama 14 hari! Saya Mau Coba Gratis Qontak Sekarang!
Anda seorang pebisnis yang membutuhkan strategi atau cara memasarkan produk? Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan, salah satunya teknik follow up atau cara follow up customer. Sebenarnya selain cara follow up customer, Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa usaha Anda menyediakan produk- produk terbaik dan berkualitas, kemudian baru Anda bisa memasarkan atau mengenalkan produk ke masyarakat. Sampai tahap inilah, strategi atau cara follow up customer dibutuhkan untuk mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Apalagi istilah follow up ini tidak asing lagi untuk didengar, bahkan ada banyak hal yang biasanya berkaitan dengan follow up atau menindak lanjuti. Secara singkatnya untuk cara follow up customer ini merupakan sebuah proses untuk menghubungkan sekaligus merespon calon customer akan sebuah produk yang telah ditawarkan. Biasanya juga, follow up customer ini dilakukan setelah Anda berhasil melakukan pemasaran dan pengenalan produk ke konsumen. Hal ini dikarenakan banyak dari konsumen yang tidak langsung membeli produk dalam sekali penawaran. Hal itulah yang mendasari adanya cara follow up customer untuk memperoleh tanggapan, atau respon yang lebih lanjut serta menyakinkan para calon customer untuk membeli produk Anda. Apa Itu Cara Follow Up Customer? Dalam dunia pemasaran tentunya Anda pernah mendengar istilah follow up customer. Pada kenyataanya ini merupakan salah satu cara atau teknik yang digunakan untuk melakukan kontak lanjutan hingga calon customer membeli produk ataupun menggunakan jasa yang sedang ditawarkan tersebut. Follow up sendiri menjadi metode yang cukup efektif untuk memasarkan bisnis. Meskipun, cara follow up ini harus dilakukan dengan tepat agar lebih persuasive, sehingga hasilnya pelanggan semakin tertarik untuk memesan atau melakukan pembelian produk barang atau jasa yang diinginkan. Biasanya pula cara follow up customer ini dilakukan melalui beberapa media seperti email, telepon cloud pbx, media sosial, dan sms. Tidak hanya itu saja, jenis pelanggan yang cocok untuk target follow up ada dua yaitu pelanggan dan pelanggan yang sudah pernah melakukan pembelian atau menggunakan jasa Anda. Baca Juga Cara Mudah Membuat WhatsApp Bisnis Bagi Pelaku Usaha UMKM Pentingnya Follow Up Customer Sebelum membahas cara follow up customer, penting hanya untuk Anda tahu bahwa follow up customer ini merupakan hal yang penting untuk dilakukan dalam penjualan. Follow up customer ini juga bisa dilakukan perusahaan sebagai bagian dari customer relationship management. Pasalnya, ada banyak orang yang sering kali mengabaikan efek positif yang dihasilkan dari follow up. Dimana hal itu biasanya dapat terjadi ketika pikiran hanya komunikasi dalam dengan prospek pelanggan cukup sampai pada titik pembelian produk atau penggunaan jasanya saja. Padahal, tidak seperti itu. Banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan dari melakukan follow up baik kepada pelanggan maupun orang yang mesti di prospek awalnya. Ada banyak kasus yang menyebutkan bahwa beberapa bisnis berhasil menjual produknya setelah melakukan setidaknya beberapa kali follow up. Selain itu, follow up juga dapat memberikan anda untuk mendapatkan angka repeat order dari pelanggan lama dengan mudah karena ada interaksi melalui komunikasi yang sedang Anda bangun. Sehingga, buat Anda tidak dianjurkan untuk menyerah terlebih dahulu karena akan kehilangan kesempatan untuk menjual produk tersebut. Tidak sampai disitu saja, cara follow up customer ini dikatakan penting karena bisa digunakan untuk membangun real dan nyatanya antara pelanggan dan bisnis. Sehingga, promosi yang Anda bangun atau lakukan akan lebih bermakna dan bernilai sebab Anda mampu menawarkan barang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Hal ini lebih baik daripada Anda hanya mengumbar janji belaka tentang produk atau jasa tersebut yang belum tentu para pelanggan butuhkan. Berikut beberapa alasan pentingnya cara follow up customer ini dilakukan sebagai berikut Follow up customer dipercaya dapat meningkatkan kepercayaan customer terhadap bisnis yang sedang Anda lakukan. Selain itu, kepercayaan juga dapat dibangun melalui proses interaksi tersebut karena Anda tidak bisa mempromosikan sekali saja langsung lolos dibutuhkan beberapa kali follow up. Selain itu, follow up customer juga dapat berpengaruh terhadap rasa aman pelanggan saat menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Dimana dari proses cara follow up customer nanti, Anda dapat membantu para pelanggan atau customer untuk mengatasi masalah dalam menentukan produk yang mana atau jasa yang mana untuk digunakan, dengan begitu akan adanya dorongan untuk bertanya dari para pelanggan jika tidak mudah dipahami. Manfaat Follow Up Customer Berikutnya untuk memastikan kembali bahwa follow up customer itu penting, follow up ini juga memberikan manfaat. Berikut beberapa manfaat yang dirasakan ketika menggunakan teknik atau cara follow up customer diantaranya yaitu sebagai berikut 1. Follow up sebagai pengingat bagi calon customer Anda Secara otomatis tanpa sadar proses follow up yang Anda lakukan secara terus – menerus tersebut akan menjadi pengingat bagi para calon konsumen. Pengingat untuk beberapa hal terkait penawaran produk atau penggunaan jasa yang sudah Anda lakukan sebelumnya, dan konsumen akan merasa lebih diistimewakan atau dihargai karena Anda mengingat para konsumen. 2. Follow up mendapat rekomendasi dari calon konsumen Anda Dengan melakukan follow up, maka Anda akan menerima promosi terbaik karena adanya promosi dari mulut ke mulut oleh para konsumen Anda. Dapat dikatakan pula bahwa promosi semacam itu garis adanya dan tingkat persentase untuk konsumen membeli produk atau menggunakan jasa tinggi, karena para pelanggan di promosikan oleh orang – orang kepercayaannya. Dengan begitu, Anda cukup membantu keuangan perusahaan untuk menghemat biaya promosi yang bisa dialihkan ke lainnya. 3. Follow up dapat menginformasikan produk terbaru Ketika Anda melakukan follow up, maka secara tidak langsung biasanya produk – produk baru atau jasa layanan baru akan lebih mudah disampaikan kepada para pelanggan. Dimana Anda dapat melihat atau mengkategorikan beberapa produk yang memang bisa dijadikan solusi untuk permasalahan konsumen, seperti produk yang lebih mempunyai umur panjang, produk yang lebih efisien dan lain sebagainya. 4. Follow up dapat meningkatkan penjualan Terkahir, manfaat yang bisa dirasakan ketika sudah melakukan follow up secara otomatis penjualan produk Anda atau penggunaan jasanya akan meningkat. Dimana konsumen akan merasa di layanan ekstra, sehingga timbul kenyamanan saat membeli di follow up. Selain itu, juga dirasakan pelayanan yang cepat dan konsumen tidak ragu untuk menghubungi Anda ketika melakukan repeat order atau pembelian kembali. Cara Follow Up Customer Awal Tidak semudah kelihatannya, jika Anda merasakan hal positif dari follow up otomatis membutuhkan adanya usaha yang lebih. Maka dari itu, ini beberapa cara follow up customer yang Anda butuhkan untuk menambah pengetahuan. 1. Menentukan Waktu Terbaik Seperti halnya promosi, cara follow up pertama yang perlu diperhatikan yaitu menentukan waktu terbaik. Yang dimaksud dengan waktu terbaik ini yaitu waktu yang tepat, seperti contoh Anda perlu menghindari menghubungi para pelanggan di jam – jam sibuk. Tidak hanya itu saja, akan tetapi beri jarak waktu juga setiap kali Anda melakukan pengiriman informasi kepada pelanggan, hal itu agar membuat para pelanggan tidak merasakan risih atau terganggu akibat informasi yang Anda berikan. Dimana bila pelanggan tidak menghubungi kembali, Anda bisa memberi waktu seminggu atau beberapa hari untuk mengingatkan pelanggan. Jangan lupa pula Anda perlu stand by, dan bekerja dengan cepat. Hal itulah nanti yang akan membuat poin plusnya dengan membuat pelanggan mempertimbangkan untuk melakukan pembelian atau penggunaan jasa pada anda. 2. Menawarkan Konsultasi Gratis Hal ini dapat Anda berikan atau tawarkan ketika Anda sudah berhasil memulai pembicaraan kepada calon pelanggan, jadi cobalah untuk menawarkan konsultasi gratis sebagai solusi untuk menangani masalah yang pelanggan bingungkan ketika memilih produk atau menggunakan jasanya. Sehingga, dibutuhkan ketelitian dengan pendengaran serta penjelasannya yang baik untuk memahami kebutuhan dan keinginan para calon pelanggan terlebih dahulu. Jika sudah berhasil, maka Anda dapat memberikan sebuah solusi untuk mengatasi permasalahan yang para pelanggan alami. 3. Menghindari Mengirimkan Informasi di Hari Sama Seperti halnya menentukan waktu mengirimkan informasi, Anda juga perlu memperhatikan untuk mengirim informasi di hari yang sama. Hal ini berlaku pula jika Anda memasang iklan di manapun untuk waktu yang sama, jadi aturlah waktu promosi Anda dengan baik agar mendapatkan hal yang baik pula. 4. Jalin Komunikasi yang Baik Calon pelanggan atau pelanggan tersebut jagalah dengan baik, salah satunya tetap melakukan komunikasi. Hasilnya diharapkan dapat membangun koneksi dengan para pelanggan, sehingga kepercayaan akan terbangun dengan baik karena adanya sugesti yang Anda lakukan untuk terus melakukan transaksi di bisnis Anda. Anda dapat juga menggunakan aplikasi sales crm untuk mengatur alur komunikasi dengan pelanggan yang dapat digunakan secara fleksibel dalam satu platform saja. Cara Teknik Follow Up Customer Cepat Cosing Sebagai pemilik usaha apalagi online, teknik atau cara follow up customer menjadi hal terbaik untuk digunakan sebagai pemasaran atau marketing. Biasanya teknik atau cara follow customer yang tidak berhasil dibeli didasarkan pada hal – hal lainnya yaitu Konsumen masih ragu untuk membeli produk atau menggunakan jasanya. Konsumen juga sudah membeli di toko atau tempat yang harganya lebih murah Konsumen biasanya apa jika sedang dalam proses transaksi jual beli. Konsumen sebenarnya tidak mempunyai uang yang cukup. Konsumen biasanya juga hanya iseng bertanya Berikut merupakan teknik atau cara follow up customer cepat closing 1. Mengajukan opsi bahwa customer akan memberi Anda bisa menghindari penggunaan kata yang berakhir tidak, seperti contoh “Anda jadi membeli tidak kak?”. Sehingga, Anda bisa memberikan pilihan kepada pelanggan. Sekaligus Anda berasumsi pasti calon customer tersebut akan membeli produk atau menggunakan jasa Anda. Alasannya karena jika menggunakan kata tidak, Anda memberikan sebuah kesempatan terhadap calon customer untuk biang atau mengucapkan tidak terhadap produk atau jasa yang sedang Anda tawarkan. 2. Anda bisa memberikan penawaran terbaik Dimana sebagai contoh Anda bisa memberikan diskon yang merupakan salah satu cara untuk membantu lebih cepat untuk cosing. Lebih lengkapnya seperti beli satu gratis satu. Akan tetapi juga perlu diimbangi dengan adanya usaha yang berkaitan atau berhubungan dengan penawaran produk utama yang sulit ditolak oleh calon customer. 3. Jangan lupa menanyakan pertimbangan dari calon customer Dimana tantangan pada poin ini yaitu mengkira – kira apakah jawaban calon customer dan menyiapkan untuk jawaban closingnya. Dengan hal ini, maka akan membuat calon customer merasa didengarkan. Contoh Kata – Kata Cara Follow Up Customer Melalui Media Perantara Ketika pelanggan belum membayar, pasti Anda merasa sedikit kesal. Akan tetapi, Anda perlu tahu bahwa pelanggan mempunyai hak untuk bertanya sebelum mereka membeli, sehingga Anda sebagai pebisnis harus mengerti akan hal itu. Beda ceritanya jika Anda sudah membuat invoice, akan tetapi pelanggan juga belum kunjung – kunjung membayar. Saat itulah Anda perlu mengingatkan mereka dengan sopan dan menunjuk adanya perhatian agar pelanggan merasa dimengerti. Sehingga, Anda perlu menanamkan atau mengetahui kata – kata customer dengan keadaan benar – benar mendesak untuk digunakan. Inilah contoh – contoh kata follow up customer yang baik Anda gunakan melalui WhatsApp atau pesan chat Selamat pagi Ibu Intan. Semoga hari ini Ibu bahagia! Untuk sepasang baju gamis bercorak ungu kemarin, apakah ibu mau yang warna ungu terang atau ungu gelap? Karena stok warna ungu sudah tinggal dua masing -masingnya, jadi tolong segera dikonfirmasi pembayarannya sebelum kehabisan. Terima kasih. Sore Pak Yono, semoga hari bapak menyenangkan. Chat ini hanya sekedar untuk mengingatkan bapak bahwa invoice XXX batas pembayarannya malam ini ya! Jika Bapak belum membayar malam ini, barangnya terpaksa kami berikan kepada pelanggan lain yang menginginkan. Terima kasih banyak Bapak. Halo Kak Ira! Selamat pagi. Keripik pisang yang sudah kakak masukan dalam keranjang sudah hampir habis, lho! Kalau kakak pesan sekarang, akan kami simpan terlebih dahulu sebelum diambil orang lain. Kami tunggu ya kak, terima kasih! Selamat pagi kak Purna, promo untuk botol minum hitam yang kak Purna tanya hanya ada sampai besok. Karena peminat boto tersebut banyak banyak, tolong dikonfirmasikan dulu pembayarannya, ya kak! Kalau sudah dikonfirmasi, langsung kami simpan stok botol minuman hitam untuk kak Purna, terima kasih. Halo Ibu Sari, kemarin toko ibu sudah memesan 10 bungkus kantong beras 5 dengan ukuran 5 kg per bungkusnya di toko kami. Kebetulan, untuk hari ini harga ongkos kirim sedang ada promo, bu Sari. Kalau ibu mau melanjutkan pembeliannya akan langsung kami antar. Terima kasih. Tips Follow Up Customer Pada akhirnya Anda harus mengetahui tips cara follow up customer, ini poin paling penting yang perlu Anda perhatikan setelah membaca dari awa. Inilah beberapa tips cara follow up customer. Memperhatikan waktu sebelum memutuskan untuk follow up customer, pastikan waktu yang Anda gunakan untuk menghubungi para customer tidak mengganggu para customer. Mengikuti kegiatan online customer, ada baiknya Anda mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh customer sebelum melanjutkan ke follow up. Hal ini bertujuan untuk lebih mendekatkan Anda dengan para customer. Gunakan perantara menggunakan jalinan hubungan yang dahsyat untuk follow up seperti media Instagram, Twitter, Facebook, WhatsApp dan dan sebagainya. Jadi, gunakan beberapa media atau jejaring yang profesional untuk menghubungi para pelanggan. Jangan sekali – kali Anda menekan customer hanya mendapatkan jawaban, karena hal ini bisa berpotensi pada pelanggan yang tidak jadi membeli produk atau menggunakan jasa. Hal ini akan mempengaruhi kepercayaan para pelanggan kepada produk yang sedang Anda tawarkan. Jangan memfollow up data waktu berdekatan, apalagi jika terlalu intens karena hal itu dapat membuat para pelanggan merasa terganggu. Alasan lainnya juga karena calon pelanggan mempunyai hak untuk memutuskan membeli atau tidak produk, bersikap mengejar akan membuat Anda malah di block. Tunjukan rasa empati atau peduli dengan kebutuhan pembeli, Anda bisa mengutamakan kepentingan para pelanggan daripada kebutuhan atau kepentingan pribadi. Ha itu bukan berarti harus merugikan Anda, tapi berikan 100% pelayanan Anda pada pembeli supaya Anda mengerti apa yang para pelanggan inginkan dan butuhkan. Tidak jarang pembeli akan berubah pikiran dari yang tadinya antusias untuk dengan membeli produk Anda hingga sampai tidak jadi membeli produk atau menggunakannya. Hal ini biasanya terjadi karena produk yang Anda tawarkan bukan kebutuhan penting.
Istilah follow up customer dalam dunia bisnis merupakan istilah yang tidak asing lagi. Bahkan di kehidupan sehari-hari, kata itu pun sering Anda gunakan dan dengar dalam berbagai aspek kegiatan. Follow up secara bahasa adalah menindaklanjuti. Secara makna bisnis follow up adalah sebuah proses untuk menghubungi dan merespon kembali calon konsumen akan sebuah produk yang telah ditawarkan. Follow up dilakukan setelah Anda melakukan pemasaran dan perkenalan produk ke calon konsumen. Mengingat bahwa biasanya calon konsumen jarang langsung membeli produk dalam sekali penawaran. Hal itulah, yang membuat follow up menjadi langkah yang strategis dalam memperoleh tanggapan, respon lebih lanjut serta meyakinkan calon konsumen untuk membeli produk Anda. Manfaat Follow Up Customer Berikut pentingnya follow up yang efektif dalam siklus bisnis 1. Sebagai Pengingat bagi Calon Konsumen Ketika Anda melakukan proses follow up, maka otomatis sebagai pengingat kepada calon konsumen tentang penawaran produk yang sudah Anda lakukan sebelumnya dan konsumen akan merasa sangat dihargai dan diistimewakan karena mereka diingat oleh Anda. 2. Menginformasikan Produk Terbaru Dengan melakukan proses follow up, Anda juga dapat menginformasikan produk terbaru. Produk yang memiliki solusi atas permasalahan konsumen, produk yang lebih efisien, produk yang ramah lingkungan, produk yang lebih umur panjang, dan lainnya. 3. Mendapatkan Rekomendasi dari Calon Konsumen Promosi paling terbaik adalah promosi dari mulut ke mulut oleh konsumen. Yang mana Anda mendapatkan promosi gratis dan persentase untuk konsumen membeli kembali produk Anda sangat tinggi. Dengan rekomendasi yang dilakukan oleh konsumen, Anda bisa menghemat dari segi promosi sekaligus sembari menjaring calon konsumen baru. 4. Penjualan Meningkat Jika Anda mengeksekusi follow up kepada konsumen secara tepat dan benar, otomatis penjualan Anda akan meningkat. Tidak hanya membeli saat di follow up. Konsumen yang sudah nyaman dan dilayani dengan baik serta sigap, konsumen tak akan ragu untuk menghubungi Anda atau datang langsung ke toko offline atau toko online Anda untuk melakukan repeat order pembelian kembali. Baca Juga 6 Cara Efektif Meningkatkan Kepuasan Pelanggan 1. Perhatikan Waktu sebelum Memutuskan untuk Follow Up Customer Sumber Freepik/drobotdean Masing-masing dari customer pasti mempunyai waktu kesibukan yang tidak sama. Jika pihak customer meninggalkan pesan akan menghubunginya kembali maka tunggulah sampai customer tersebut menghubungi kembali. Apabila tak kunjung menghubungi juga cobalah memberikan waktu tambahan. Paling tidak beberapa hari atau 1 minggu. Jangan terus menerus menghubungi customer, karena hal ini justru akan membuat mereka merasa risih. 2. Mengikuti Kegiatan Online Customer Ada baiknya juga jika mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh customer sebelum memfollow up nya. Hal ini mempunyai tujuan supaya lebih mendekatkan diri kepada konsumen. Teknik yang bisa dilakukan yaitu dengan memberikan like, komentar, atau share pada sosial medianya. Supaya customer tidak merasa risih maka Anda juga tidak boleh melakukan teknik ini terlalu sering. Bersikaplah elegan saat ingin memfollow up customer supaya tidak memberikan kesan terlalu mengejar target. 3. Terhubung di Jejaring Profesional Sumber freepik/Jcomp Apabila sudah menjalin hubungan yang dahsyat kepada calon customer melalui sosial media seperti Facebook, Instagram, Twitter maupun komunitas yang lainnya kini saatnya meminta untuk bisa terhubung melalui jejaring profesional. Teknik ini mempunyai tujuan supaya menunjukkan pengalaman maupun status yang dimiliki. Seperti pekerjaan, kemampuan, maupun prestasi yang pernah dicapai nya. Saat calon customer mulai tertarik bahkan mengenal profesi tersebut, fokuskan terhadap rencana follow-up untuk kepentingan bisnis. 4. Tidak Menekan Customer Jangan pernah sekali-kali menekan customer hanya untuk mendapatkan jawaban. Jika terlalu menekan maka potensi pembelian produk yang ditawarkan justru memudar. Untuk poin yang satu ini memang sangat erat kaitanya dengan poin sebelumnya. Hal ini dikarenakan calon customer juga membutuhkan waktu yang mungkin digunakan untuk bisa mencari informasi seputar perusahaan atau produk yang ditawarkan tersebut. 5. Jangan Mengejar Customer dalam Waktu yang Berdekatan Jangan follow up dalam waktu yang terlalu berdekatan, berikan jarak waktu. Jika Anda follow up terlalu intense sampai setiap hari, maka calon pembeli akan merasa dikejar akhirnya malah ragu dan tentu akan merugikan bisnis Anda. Calon pembeli memiliki hak untuk memutuskan membeli atau tidak produk Anda. Bersikap mengejar yang ada Anda malah di block. 6. Tunjukan Empati Sumber Freepik/ yanalya Tunjukkan Anda peduli dengan kebutuhan pembeli. Anda harus mengutamakan kepentingan pembeli daripada kepentingan pribadi. Bukan berarti itu artinya Anda harus rugi, tapi berikan 100% pelayanan Anda pada pembeli supaya Anda mengerti apa sih yang mereka butuhkan. Misalnya “Halo kak Ica, kerudung yang kakak mau tinggal 1 pcs. Apakah ada kendala kak? Ada yang bisa Santi bantu? Anda bisa menyebutkan nama Anda agar terasa lebih akrab. Hal ini membentuk perasaan kekeluargaan. Hal ini biasa terjadi, terlebih jika pelanggan Anda ibu-ibu yang cukup umur. Kalau ikatan terikat, sekalipun harga Anda cukup mahal mereka akan bertahan dengan Anda. 7. Antisipasi Pembeli Berubah Pikiran Tidak jarang pembeli malah berubah pikiran dari yang tadinya antusias dengan produk Anda hingga sampai tidak jadi membeli. Hal ini biasa terjadi terutama jika produk Anda bukan kebutuhan penting. Jika pembeli Anda berubah pikiran, jangan sampai Anda menghapus atau memblokir kontak pelanggan. Anda simpan, karena kontak customer adalah aset. Lebih bagus lagi apabila Anda melakukan follow up dengan pendekatan yang komunikatif, ramah, dan profesional, yang pasti akan dipandang positif di mata konsumen. Terlebih jika Anda juga tidak melulu “menagih” prospek agar membeli produk Anda saat melakukan follow up, yang malah bisa membuat prospek jadi kabur dan kapok. Baca Juga Tipe-Tipe Customer dan Cara Melayani Sesuai Tipenya Personalisasi, layanan pelanggan yang baik, dan nilai produk yang jelas adalah faktor utama yang akan membuat pelanggan bisa Anda menangkan ketika melakukan follow up. Itulah kenapa mampu mengenali tipe customer experience penting untuk dilakukan. Bisnis Anda membutuhkan solusi yang secara otomatis dapat membantu Anda memahami apa yang diinginkan pelanggan berdasarkan riwayat pembelian, umpan balik dan interaksi dengan bisnis Anda. Qiscus hadir untuk membantu bisnis Anda memahami apa yang diinginkan pelanggan dan menyediakan solusi yang paling tepat. Jika Anda membutuhkan solusi untuk menyampaikan harapan pelanggan Anda melalui sebuah diskusi, datang dan sampaikan kepada kami di sini.