KepalaBPPTKG Hanik Humaida dalam keterangan tertulisnya mengatakan kondisi Merapi dengan cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 17-21 °C, kelembaban udara 78-99 %, dan tekanan udara 654-718 mmHg. BACA JUGA : Pemda DIY Tutup 14 Tambang Ilegal di Lereng Merapi
7 26 Januari 2021 pukul 21:40 WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 mm dan durasi 128 detik, tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, mendung, hujan, estimasi jarak luncur 1.200 m ke arah barat daya: hulu Kali Krasak dan Boyong.
Bacajuga: BREAKING NEWS : Kerangka Manusia Ditemukan di Lereng Bukit Kendel saat Prosesi Labuhan Merapi. Pada periode ini, asap kawah tidak teramati, kabut 0-I hingga 0-III. Secara meteorologi, cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat laut. Suhu udara 17-24 °C.
Cuacadi gunung itu berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur dengan suhu udara 13,5-25,3 derajat Celsius, kelembaban udara 75-79 persen dan tekanan udara mmHg. Berdasarkan hasil pengamatan selama sepekan terakhir, dari 5 hingga 11 Februari 2021, BPPTKG menyimpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup
MenurutBPPTKG, suara guguran di lereng barat Gunung Merapi
Andaidahulu tidak terlalu bergantung kepada pliridan, tentu aku hanya selapis tipis saja di bawah Wira Permana.". "Ah, kau terlalu suka merendahkan dirimu sendiri", desis Wira Permana. "Yang membuat penilaian bukan dirimu, Sukra", berkata Rara Suhita kemudian. "Itulah pentingnya akan kehadiran seorang guru.
Selainitu, lokasinya yang berada di lereng Merapi dan terlihat sangat dekat bisa menjadi keindahan yang bisa menghiasi layar kamera wisatawan. Ditambah lagi, kedai Kopi Merapi berdiri diatas tebing sungai opak yang dipenuhi bebatuan dari erupsi Merapi, semakin menambah rasa greget berada di lereng Merapi dan Wisata Lava Tour Merapi.
Yogyakarta Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta empat kali meluncurkan guguran lava pijar. Jarak luncur maksimum 900 meter ke arah barat daya, arah hulu Kali Krasak dan Boyong, pada Rabu pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB.
Tapiya, masyarakat di sini, di lereng Merapi itu selalu siaga jika memang harus mengungsi," ujarnya. Heri menambahkan bahwa setelah terjadi erupsi, masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa. BPPTKG DIY menyebutkan saat erupsi terjadi kondisi cuaca sedikit berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat daya dan barat
BanjirLahar Gunung Merapi di Kali Gendol, Truk Pasir Terjebak 3 Alat Peringatan Dini di Lereng Gunung Merapi Belum Berfungsi, 1 Hilang Dicuri Jumat, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran dengan Jarak Luncur 1.500 Meter Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur Sejauh 2.500 Meter
7P1YTj. Solo - Sejumlah objek wisata di lereng Gunung Merapi menjadi salah satu destinasi wisata alam yang sering dikunjungi wisatawan ketika berada Daerah Istimewa Yogyakarta DIY. Mulai dari wisata alam hingga wisata adventure alias situs Dinas Pariwisata Sleman, berikut daftar objek wisata di kawasan lereng Gunung Merapi itu1. Taman Nasional Gunung MerapiKawasan ini merupakan hutan lindung dan konservasi sumber daya alam. Taman Nasional Gunung Merapi ini cocok untuk kegiatan outbond dan tracking jelajah alam. Para pecinta alam biasa ke lokasi ini untuk berlatih navigasi darat. Tak hanya itu jalur pendakian ini pun dinilai aman. Tapi untuk jalur pendakian, para pendaki hanya dibatasi sampai Pasar Bubrah karena melebihi batas tersebut dinilai berisiko. Jalur pendakian yang bisa diambil melalui Desa Kinahrejo, yang berjarak kurang lebih 9 km dari puncak Gunung Merapi dan bisa ditempuh dalam waktu sekitar 10 taman nasional ini terdapat aneka satwa liar seperti monyet dan burung Elang Jawa. Ada juga flora khas yakni Vanda Tricolor yang berbunga satu kali dalam ini memiliki nuansa alam yang sejuk. Lokasinya berada di Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman atau sekitar 35 km ke arah utara dari pusat Kota ini dulunya merupakan permukiman warga namun setelah Merapi mengalami erupsi tahun 2010 silam,kawasan ini tidak lagi dihuni. Kini Kaliadem menjadi salah satu tempat wisata yang populer di di Kaliadem pada pagi hari tampak ciamik. Banyak spot foto cantik yang bisa sedulur abadikan di sini. Ada pula paket wisata Jeep Merapi yang seru. Sedulur bisa berkeliling ke spot-spot menarik di kawasan berada di Kaliadem sempatkan untuk melihat bunker Merapi. Bunker ini sebenarnya tempat perlindungan apabila terjadi erupsi Gunung Merapi. Namun karena menelan korban jiwa saat erupsi Merapi pada 2010 lalu, kini bunker tersebut dijadikan objek wisata untuk mengenang tragedi dan korban erupsi. Pengunjung bisa masuk dan mengamati langsung bentuk bunker lebih Batu Alien CangkringanObjek wisata batu alien Cangkringan merupakan salah satu destinasi wisata yang bisa sedulur kunjungi saat berada di Sleman. Batu alien ini ternyata merupakan sisa erupsi Gunung Merapi pada 2010 besar ini diberi nama alien karena bentuknya dinilai aneh. Batu ini berubah bentuk karena diakibatkan lahar panas pada saat kejadian gunung batu alien Cangkringan ini berada di Jambu, Kepuharjo Kecamatan Cangkringan, Sleman. Jaraknya sekitar 28 km dari pusat Kota Jogja dengan waktu tempuh sekitar 1 jam disarankan datang saat pagi hari dan cuaca cerah. Banyak spot foto menarik di sekitar lokasi Wisata Adventure Lava Tour MerapiTak hanya pemandangan alam, kawasan lereng Gunung Merapi juga menyuguhkan wisata adventure yang menegangkan. Berkendara dengan jip di jalan rusak yang terdampak erupsi dahsyat Gunung Merapi pada 2010 silam menjadi pembuka petualangan seru yang memacu menikmati tanjakan dan jalan berliku di kawasan lava tour Merapi, sedulur bisa melihat reruntuhan bangunan rumah penduduk yang terkena wedhus gembel alias awan panas. Rute yang ditempuh bermula dari Parkiran Tlogo Putri, Kalikuning, hingga bunker Kaliadem dan kembali lagi ke Kaliurang. Semakin jauh rute yang dipilih, semakin banyak tempat yang bisa sedulur lihat, bahkan jika memilih paket Long Trip sedulur bisa mengunjungi makam Mbah Maridjan yang tersohor ituSedulur juga bisa melihat aktivitas penambang pasir di bagian hulu Sungai Gendol dan Opak. Setelah melalui hulu sungai tersebut, sedulur bisa melihat area bebatuan yang berukuran besar dan menyerupai wajah manusia. Batu itu disebut dengan batu Tlogo PutriObjek wisata air Tlogo Putri terletak di Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman. Di sini sedulur bisa menikmati wisata air dan wisata alam. Tlogo Putri ini terletak di sebuah bukit yang bernama Plawangan yang berada di lereng selatan Gunung Tlogo Putri Kaliurang sempat menjadi kolam renang umum yang populer pada era 1980-an. Namun, setelah gempa Jogja pada 2006 perlahan masa keemasan kolam renang ini meredup sehingga pengelola mengubahnya menjadi destinasi wisata Tlogo Putri ini sedulur bisa menjajal aneka permainan flying fox, naik kan atau naik bebek di sekitar telaga. Selain itu sedulur bisa menjelajahi kawasan hutan yang dikelola langsung Perhutani karena Tlogo Putri ini berada di dalam kompleks yang sama dengan Bukit Plawangan The World Landmark Merapi ParkObjek wisata ini berlokasi di lereng Gunung Merapi tepatnya di Jalan Kaliurang KM 2,5 Kelurahan Hargo Binangun, Pakem, Sleman. Dari pusat Kota Jogja sedulur berjalan ke arah utara melewati Jalan Kaliurang hingga menemukan pertigaan yang terdapat petunjuk arah menuju Museum Gunung Merapi lalu belok situ sedulur tinggal mengikuti jalan hingga menemukan perempatan dan pilih ke arah kanan hingga menemukan lokasi yang berada sebelum Museum Gunung wisata ini termasuk ramah keluarga dan memiliki sejumlah wahana yang menarik. Ada pula miniatur ikon dunia, spot hewan lucu seperti kelinci hingga burung dara. Ada pula kolam renang khusus anak-anak, hingga berkuda. Simak Video "Predator Seks Setubuhi 17 Bocah Perempuan di Sleman" [GambasVideo 20detik] ams/sip
- Ribuan pecinta mobil unik yang tergabung dalam komunitas berjuluk Suzuki Carry Club Indonesia SCCI se Nusantara menyerbu Skadik Wara 401 dilereng Merapi Sabtu-Minggu 3-4/06. Anggota SCCI itu meluruk Skadik bukan untuk menyerang Skadron Pendidikan Wanita Angkatan Udara 401, melainkan datang dalam rangka Jambore Nasional Perdana SCCI. Nunung, Ketua SCCI Regional DIY menyampaikan tidak kurang keluarga dan anggota SCCI se Indonesia hadir dalam acara Jambore Nasional yang sempat tertunda akibat Covid-19. “iya sedikitnya anggota dan keluarga SCCI se Indonesia hadir dalam acara Jamnas kemarin” jelasnya. Kehadiran anggota SCCI dalam acara Jamnas Perdananya belum mencapai 100% dari seluruh anggotanya. Namun Nunung yang didampingi Faiz Hilmi Ketua Panitia Jamnas, bersyukur agenda yang tertunda itu berjalan lancar, aman dan sukses. “Kami bersyukur acara sukses dan berterima kasih khususnya kepada pihak Skadik Wara 401, yang memberikan ijin sebagai lokasi Jamnas SCCI” jelasnya. Faiz Hilmi, ketua Panitia Jamnas menambahkan setidaknya 10 Regional setingkat Propinsi ditambah DIY selaku tuan rumah hadir di lereng Gunung Merapi sejak Jumat hingga puncak acara hari Minggu 4/06. “Jamnas kemarin terkonfirmasi kehadiran sekitar unit kendaraan dan orang dari Sumbar, Jambi, Riau, Lampung, Jabar, Jateng, Jatim, Bali dan DIY selaku tuan rumah, bahkan member dari Bulukumba Sulawesi Selatan hadir” imbuh Faiz. Kami selaku tuan rumah sempat gusar dengan acara Jamnas yang tertunda kurang lebih 3 tahun akibat Covid-19. “Sebulan menjelang Jamnas, Indonesia terimbas Pandemi Covid-19, acara yang telah tersusun rapi terpaksa ditunda karena situasi dan Pengurus Pusat SCCI mengeluarkan surat penundaan hingga situasi memungkinkan” terang Hilmi. Baca Juga 31 Medali Emas Para-tenis Meja Dipersembahkan untuk Mendiang David Jacobs Saat itu terkonfirmasi yang sekitar unit lebih armada anggota SCCI siap hadir. “terkonfirmasi lebih unit armada, itu rencana awal Jamnas sekitar April 2020”imbuhnya. Hal itu yang sempat membuat sedikit resah Panitia Jamnas I SCCI berkaitan kehadiran anggotanya dari berbagai Propinsi yang ada di Indonesia. Namun keresahan itu terjawab dengan suksesnya gelaran Jamnas di lokasi Skadik 401 Warga di Lereng Merapi, Kabupaten Sleman. Sementara Agus Bramantyo, selaku Ketua Umum SCCI Nasional membenarkan keresahan seluruh anggotanya yang sangat antusia atas penyelenggaraan Jamnas. “Jamnas merupakan moment yang ditunggu-tunggu oleh tiap anggota pada semua club’ maupun komunitas yang lain, hal itu juga kami rasakan”jelas Om Brams sapaan Ketua Umum SCCI itu. Kami juga sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensupport kegiatan Jamnas SCCI. “Khususnya Komandan Skadik 401 Wara yang memberikan ijin lokasi kegiatan kami, pihak PT SIS Suzuki Indomobil Sales sebagai rekan kerja kita, Oli BM1, Gudang Garam dan juga pihak lain yang tidak bisa kami sebut satu persatu atas kesuksesan acara kami” jelas Om Brams. Komunitas Suzuki Carry Club’ Indonesia SCCI se Nusantara menyerbu Skadik Wara 401 dilereng Merapi dalam rangka Jambore Nasional Perdana SCCI Sabtu-Minggu 3-4/06. Istimewa Jamnas ini terbilang unik dan sukses dengan kehadiran armada Suzuki Carry keluaran pertama dan terbaru hadir, bahkan unit carry dari wilayah terjauh yakni Payakumbuh Sumatera Barat. Haridendi, Sekjen SCCI Pusat membenarkan kehadiran rombongan anggota terjauh dari Payakumbuh Sumatera Barat. “Mereka melakukan perjalanan selama 3 hari 3 malam untuk hadir di Jamnas, disamping itu Panitia juga menggandeng UMKM baik dari anggota juga masyarakat sekitar, juga terdapat pertunjukan seni jatilan”.
Mendung di Lereng Merapi Bumbung 7 2020-05-26 By Rahmi On Mei 26, 2020 In Blog Mendung di Lereng Merapi Bumbung 7 merupakan fenomena alam yang terjadi di daerah lereng Merapi, tepatnya di Bumbung 7. Fenomena ini terjadi ketika awan mendung menutupi puncak Merapi dan menyebar ke bawah hingga menutupi bagian lereng Merapi. Penyebab Mendung di Lereng Merapi Bumbung 7 Penyebab utama terjadinya mendung di lerengContinue Reading